Kombinasi Wimax dan Wifi
Kombinasi menggunakan Wimax dan Wifi dimana Backbone jaringan long range wireless menggunakan koneksi via Wimax dengan Wimax CPE yang terkoneksi ke BTS Wimax, dimana di sentral terdapat koneksi internet .
Untuk Tutorial Wimax / Wimax Tutorial / Tentang Teknologi Wimax Dapat dibaca di : Wimax Tutorial .
CPE Wimax yang berada di client dikoneksi kan ke Wifi Access Point menggunakan antena multipoint dan melakukan broadcast wireless dengan frekwensi standar wifi 2,4 GHZ. Pada client Wifi / Hotspot menggunakan radio link wifi dengan metode point to multipoint . Skema ini ditujukan agar client pada area yang jauh dapat menggunakan koneksi internet yang terdapat di sentral menggunakan backbone wimax dan dengan ekspansi jaringan Wifi pada area client . Cocok digunakan untuk hotspot atau aplikasi-aplikasi sistem informasi lain yang berbasis web / visual programming.

- Wimax dan Wifi
Gambar jelas klik disini .
Keterangan :
1. Di sentral terdapat Wimax BTS dengan Server managament BTS untuk mengatur CPE Wimax client .
2. Di sentral terdapat koneksi internet atau ada server yang difungsikan untuk server aplikasi sistem informasi internal .
3. Wimax CPE client dipasang di area client menggunakan Navini CPE RipWave MX.
4. Wimax CPE akan dikoneksikan ke Wireless Accesspoint WIFI dengan antena Multipoint , menggunakan Cisco Aironet BR350 dengan multipoint antenna dan Accesspoint Airlive 5400 ESD NT dengan Multipoint Antenna.
5. Gedung cabang, area1 dan area2 terkoneksi ke Wireless Wifi Accespoint dengan antena multipoint menggunakan radio client Wifi ( metode point to multipoint )
6. Client komputer pada gedung cabang, area1 dan area2 dapat melakukan akses internet, hotspot, menjalankan aplikasi sistem informasi menggunakan link wifi ( 2,4GHZ) dan dapat terkoneksi ke kantor pusat menggunakan backbone wimax yang ada .
